Senin, 08 Mei 2017

BAGAIMANAKAH CARA MEMBIMBING ANAK2 ANDA ?

Jangan memaksakan kemampuan anak , tapi bimbinglah sesuai dgn perkembangan usianya

Jgn merendahkan kemampuan anak , pujilah dia lalu tambahkan oleh anda akan lebik lagi bila ditambahkan seperti ini……

Bila anda merendahkan kemampuan anak, maka saat dia dewasa, akal fikirannya tdk akan berkembang dgn baik.

Kemampuan bukan hanya dinilai dari kemampuan akademik saja ( nilai Raport ) tapi juga akhlaknya

Kepandaian anak tdk bisa hanya dinilai dari hasil belajarnya saja tapi juga dari penerapannya did lm kehidupan sehari-hari

Anak yg nampaknya terbelakang belum tentu gagal .

Dgn keterbelangannya mendorong dirinya untuk maju dan berubah, itulah kesuksesan .

Jgn membeda-bedakan kasih sayang pada anak2 anda , agar tdk terjadi kecemburuan social .

Bila anda membeda-bedakan anak, maka anda sedang menanam penyakit berat yatu cemburu social .

Bila anda sudah memiliki penyakit cemburu social maka selamanya hidupnya tdk akan tenang.
Tanamkan kasih saying pada anak sesuai dengan porsinya. Bila dia senang masak, maka ajak dia belajar masak.

Bila anak senang merusak mainan maka ajari cara memperbaikinya.

Bila andak senang olah raga, arahkan olah raga apa yang paling digemari dan jelaskan baik buruknya.

Jagan memberikan uang yg didapat dgn tidak halal, karena hal itu akan meracuni keluarga .

Dampak dari memakan makanan dari cara yg tidak halal, maka sikap dan prilaku anak akan arogan , susah diatur.
 Hasil gambar untuk ANAK










CURHATNYA SANG TAMU

Bismillah
TAMU
Kau ketuk pintu
Kubuka pintu
Senyum ramah kupersilahkan
Duduk di singgasana haribaan
Menyenangkan mendengar tuturmu
Menyenangkan menanggapi tawaran janjimu
Hingga ku tau
Ada sesuatu
Sisi gelap yang kubaca dari kisahmu
Kekuranganmu
Kau tamuku
Masih menyenangkan kau ada di singgasana itu
Kutatap lekat wajahmu
Aku tak mengenalmu
Siapa yang telah mengantarkanmu
Mengetuk pintu rumahku
Kau...tamuku

Minggu, 01 Januari 2017

HATI HATILAH DENGAN ANAK ANAK ANDA .


Hadapi Fitnah Besar Akhir Zaman, Siapkan Anak-anak Anda dengan Lakukan 4 Hal Ini

TANDA demi tanda akan terjadi nya akhir zaman, kini sudah mulai nampak. Nah, salah satu masalah terbesar pada akhir zaman itu ialah fitnah. 



Dimana ada salah satu sosok yang sangat berbahaya bagi kaum muslimin. Ya, dialah Dajjal, sosok bermata satu, yang menunjukkan jalan pada kesesatan.

Kita mungkin merasa aman karena boleh jadi Dajjal tidak akan hadir saat kita masih hidup. Tapi, bagaimana dengan keturunan kita? 



Merekalah generasi penerus. Mereka yang akan merasakan pahitnya kehidupan dunia setelah kemunculan Dajjal.

Oleh sebab itu, sebagai orangtua, Anda harus mempersiapkan anak-anak Anda dalam menghadapi fitnah akhir zaman tersebut. Tapi, bagaimana caranya?

Dilansir dalam ummi-online.com bahwa ada hal yang perlu kita beritahukan agar anak-anak mempersiapkan diri menghadapi fitnah besar akhir zaman.

Pertama, meminta perlindungan Allah ketika shalat (duduk di antara 2 sujud). Sebelum salam, 


berdoalah sebagaimana yang Rasulullah ajarkan dalam salah satu hadisnya, 


“Jika salah seorang di antara kalian melakukan tasyahud, mintalah perlindungan pada Allah dari empat perkara, ‘Ya Allah, aku meminta perlindungan pada-Mu dari siksa Jahannam, dari siksa kubur, dari fitnah hidup dan mati, dan dari kejelekan fitnah Al Masih Ad Dajjal’,” (HR. Muslim no. 588).

Kedua, menghafal 10 ayat awal surah Kahfi . 



Hafalkan dan pahami 10 ayat awal surah Al Kahfi, yakni surah ke-18 dalam Al-Quran, yang memang disunahkan untuk senantiasa dibaca setiap hari Jumat. Sebagaimana diriwayatkan bahwa, “Barangsiapa menghafal sepuluh ayat pertama dari surat Al Kahfi, maka ia akan terlindungi dari (fitnah) Dajjal,” (HR. Muslim no. 809).

Ketiga, membaca 10 ayat terakhir surah Kahfi . 



Ya, selain 10 ayat awal, disunahkan juga membaca dan memahami 10 ayat terakhir surah Al Kahfi, yang di dalamnya menceritakan juga kisah Dzulkarnain dan pembangunan tembok Ya’juj Ma’juj. Sebagaimana diriwayatkan, “Barangsiapa membaca sepuluh ayat terakhir dari surat Al Kahfi, maka ia akan terlindungi dari fitnah Dajjal,” (HR. Ahmad 6: 446).

Keempat, menjauhi Dajjal bahkan jika kita merasa diri hebat dan kuat keimanannya. 


Ajarkan anak-anak kita mengenai dahsyatnya pengaruh Dajjal. Sehingga kita disunahkan untuk menjauhinya jika sudah tersiar kabar akan kedatangannya. 

Selasa, 20 Desember 2016

BAGAIMANAKAH SIKAP KITA PD ORANG TUA KITA ?

PATUH KPD ORANG TUA. 

Dalam ayat ini, Allah mengingatkan manusia pada derajat yang tinggi yang telah dia berikan kpd seorang hamba yang sholeh, yaitu Luqman, 

dia konsern dalam mendidik anaknya utk mengetahui hak orang tua. 

Dia juga memperingatkan anaknya utk tdk berbuat syirik sebab hal itu termasuk dosa besar di sisi Allah. 

Maka Allah mengabarkan mengabarkan kpd kita tentang kisah HambaNYA yang sholeh tsb dia adalah 

orang yang di anugerahhi hikmah, oleh Allah dan di beri kecerdasan yg tinggi, 

dia berbicara dgn penuh hikmah dan mengajarkanya kpd manusia. 

Allah menyebutkan beberapa nasihat yang di pesankan Luqman kpd anaknya. 

Di antara yg paling penting adalah larangan utk berbuat kufur dan syirik, karena ini adalah dosa yg paling parah, 

Luqman memperingatkan tentang bahaya syirik, bahwa 

ia adalah kedholiman yang besar dan permusuhan yang nyata, 

karena perbuatan ini menunjukkan perilaku yang menempatkan sesuatu yang bukan pada tempatnya. 

Siapa yang menyamakan antara sang Kholik dengan makhluk ciptaannya, 

antara Tuhan pemberi rizki dengan berhala yang tidak dapat mendengar 

dan tidak dapat memberi manfaat dan tdk dapat menolong penyembahnya sedikit pun, 

maka tanpa ragu lagi bahwa ia adalah orang yang paling bodoh dan paling jauh dari akal sehat. 

(QS :Al, Luqman :31:12_15)tafsir al ahkam. Smg bermanfaat. Amiin

MENYONGSONG HARI IBU 22 DESEMBER

KASIH IBU SEPANJANG MASA
Saking senangnya dan saking betahnya kita hidup di dunia ini, tak terasa kita sudah berusia ..........tahun. Apakah kita langsung seperti ini ? 


Lalu siapakah yang menjadikan kita seperti ini atas izin Allah ? 

Disadari atau tidak kita semua keluar dari rahim seorang ibu.    Mari kita simak firman Allah di dalam QS Al Ahqaf ayat 15 yang artinya berbunyi, 

“Kami perintahkan kepada manusia supaya berbuat baik kepada dua orang ibu bapaknya, 


ibunya mengandungnya dengan susah payah, dan melahirkannya dengan susah payah (pula) . Mengandungnya sampai menyapihnya adalah tiga puluh bulan, 

sehingga apabila dia telah dewasa dan umurnya sampai empat puluh tahun dia berdo’a , 

“ Ya Tuhanku, tunjukilah aku untuk mensyukuri nikmat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku 

dan supaya aku dapat berbuat amal yang saleh yang Engkau ridhai ; 

berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku . 

Sesungguhnya aku bertaubat kepada Engkau dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri “

Di zaman Rasulullah saw ada seorang lelaki bertanya kepada beliau, 
“ Wahai Rasulullah siapakah yang paling berhak dengan baiknya persahabatanku “ 

Beluai bersabda, “IBUMU” ,dia bertanya lagi “Kemudian siapa ?” Beliau bersabda, “IBUMU” , dia bertanya lagi, “Kemudian siapa ?” Beliau bersabda, “IBUMU” , dia bertanya lagi, “Kemudian siapa ?” Beliau bersabda, “AYAHMU” .   

Dari ayat Allah swt dan Hadist Rasulullah saw , sudah jelas bahwa kita sebagai manusia punya tugas, disamping kita menyembah Allah semata, 

dengan mengikuti ajaran yang disampaikan oleh RasulNya, juga kita punya tugas lain yaitu   

1. Kita harus selalu bersyukur dalam siatuasi dan kondisi apapun yang sedang dialami kita. 

Di saat kita senang kita bersyukur atas segala nikmat Allah yang telah Dia berikan kepada kita, 

juga di saat kita susah juga tetap harus bersyukur. Sesusah apapun hidup kita Allah tetap masih menjamin rezeki kepada kita semua. Dia tidak pernah menzalimi hambaNya sedikitpun.    

2. Ibadah yang kita jalani itu bukan ingin minta surga dan bukan tidak mau neraka, akan tetapi yang diminta kita hanyalah ridhanya Allah. 

Dan ridha Allah itu adanya pada kedua orang tua kita (yang masih lajang), namun bila sudah berumah tangga maka orang tuanya ada ampat. 

Bila orang tua kita sudah merasa senang dengan prilaku kita maka Allah akan melapangkan jalan kehidupan kita, segalanya akan dimudahkan olehNya. Bila tidak, maka yang terjadi adalah sebaliknya.    

Alangkah hinanya kita di mata Allah yang telah membuat orang tua kita berbuat baik kepada kita, kemudian kita kurang perhatian terhadap mereka, cuek terhadap mereka. 

Oleh karenanya Allah memberikan tugas kepada kita agar mendoakannya, dan doa ini adalah dari Allah, sudahkah kita melaksanakannya ? 

Kalau belum, mari mulai saat ini kita doakan mereka dengan doa yang telah Allah berikan, jangan menunggu sampai usia ampat puluh tahun, karena kematian selalu beserta kita dan, bisa datang secara tiba2 tanpa memberitahu terlebih dahulu.    

Karena keteledoran ini, maka marilah kita memohon ampunan Allah, bertobat kepadaNya dan berserah diri kepadaNya, agar kita selalu merada dalam naungan ridhaNya. 

Karena mau tidak mau siap atau belum siap suatu saat cepat atau lambat kita semua akan menghadap Allah 

dan harus mempertanggung jawabkan apa yang telah kita perbuat selama barada di dunia. Ingat janganlah kita menjadi anak durhaka. Mendurhakai orang tua berarti mendurhakai Allah.

Aaaamiin Ya Rabbal’aalamiin.

Senin, 19 Desember 2016

JADILAH JUTAWAN DUNIA DAN AKHIRAT .

Salam dan bahagia ,

INGINKAH ANDA MENJADI JUTAWAN DUNIA DAN AKHIRAT ?

Ki Hajar Dewantara di dalam mendidik para cantriknya agar berpola hidup sederhana . Sikap yang berlebih-lebihan di dalam segala hala adalah sikap yang paling tidak disukai Allah.

Bila kita tidak faham dalam sesuatu hal, maka bertanyalan kepada yang bisa membantu memberikan pemahaman .
Bila kita ingin bisa merasakan nikmatnya makan , maka tunggulan jangan makan dulu, sebelum lapar benar .

Bila kita ingin mendapatkan lebih, maka harus mau merasakan nikmatnya kurang .

Bila kita ingin hidup bahagia, maka tempuhlah jalan yang menuju ke arah kebahagiaan .

Apalah artinya bila di dunia kaya tapi di akhirat sengsara dan menderita ?

Bila kita sudah mempersiapkan diri agar menjadi orang kayang dikhirat, maka otomatis di dunia pun akan menjadi kaya .

Lalu bagaimanakah caranya , apa yang harus dilakukan ?

Ada dua cara bila ingin menjadi orang kaya yang diridoi oleh Allah

Pertama : Dengan memperbanyak amal ibadah dan banyak berbuat amal soleh yang Allah ridoi
Salah satunya adalah kita harus berani mengeluarkan sebagian harta kita untuk disedekahkan .

Sedekah itu wajib hukumnya, artinya bila dilaksanakan akan mendapatkan pahala, dan bila tidak maka kita akan celaka .

Bila kita tidak bersedekah, maka segala amal kebaikan yang telah dikerjakan kita tidak diterima Allah . Dan do’a kita pun tidak pernah diijabah oleh – Nya

Bila kita berbuat satu kebaikan maka Allah akan membalasanya dengan dilipatkan menjadi sepuluh kebaikan.
Bila kita bersedekah sekali , maka Allah akan melipat gandakan menjadi minimal tujuh ratus kali dari apa yang sudah dikeluarkan.

Allah swt berfirman di dalam Qs Al Baqarah 261 yang artinya 

“Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah[166] adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha mengetahui.” (QS. Al Baqarah: 261).

Orang yang mengetahui apabila setiap perbuatan baik akan mendapatkan balasan sepuluh hingga tujuh ratus kali lipat bahkan tidak terbatas. 

Sementara orang yang melakukan perbuatan buruk hanya dihitung satu. Orang yang meyakini hal ini akan membuat hidupnya menjadi lebih semangat dalam melakukan perbuatan baik dan selalu gembira.

Cara yang kedua adalah dengan kita berpuasa sunnah Senin dan Kamis dan berpuasa tengahan bulan .

Puasa tengahan bulan ini dinamakannya AYYAMULBID ( yaitu setiap tgl 13, 14, dan 15 /menjelang bulan purnama )

Bila kita melakukan puasan tersebut setiap bulannya, maka dalam sebulan kita berpuasa selama Senin Kamis ( 8 hari ) dan Ayyamulbid ( 3 hari ) maka jumlahnya 11 hari

Misalnya kita sekali makan Rp 5rb berarti dlm sehari kita bisa nabung Rp.10rb ( karena kita berpuasa. Maka setiap bulannya kita bisa nabung Rp.110rb

Dalam setahun berarti Rp.110.rb x 12 bln akan menjadi Rp. 1.210.000 dan dalam 10th jumlah tabungan akan menjadi Rp12jt 100rb . ( Dunia dapat dan akhiratpun dapat )

Misalnya Bila uang tabungan yang Rp 12jt 100rb disedekahkan ikhlas karena Allah maka x 700 sehingga nilainya berjumlah Rp 8,47 milyar ( ini hitungan kita ).

Hitungkan Allah pasti akan jauh lebih baik daripada itungan kita karena melihatnya kadar ketakwaan dan keikhlasan kita

Kita tidak usah mengkalkulasi seperti itu, karena perhitungan Allah jauh lebih cepat daripada hitungan kita .

Prinsipnya adalah barang siapa ingin punya lebih, maka harus mau kurang . Barangsiap ingin merasakan nimmatnya makan maka harus mau laper terlebih dahulu

Rajin pangkal pandai . Hemat pangkal kaya .

Semoga ini bermanfaat buat kita semua

Salam .

RASA PERCAYA DIRI MUTLAK DIPERLUKAN

 BAGAIMANA CARA MEMBANGUN NILAI-NILAI UNGGUL MANUSIA ?
Sebagian besar manusia karena tantangan hidup semakin kesini semakin besar dan semakin berat, 

sehingga bagi mereka yang kurang dasar agamanya, yang kurang imannya, banyak tersesat jalan. 

Segala cara dilakukan untuk meraih apa yang diinginkan. 

Tidak mempedulikan bahwa akibat perbuatannya itu banyak korban yang berjatuhan.    

Untuk itu perlu kiranya dibangun kembali karakter manusia agar bisa menjadi makhluk yang diharapkan oleh Tuhan Yang Maha Esa, 

agar manusia memiliki nilai-nilai uang unggul baik di mata umum maupun di mata Tuhan Penguasa alam semesta.    

Adapun caranya adalah sebagai berikut :    

Bangun rasa percaya diri, karena tanpa memiliki rasa ini maka setiap menghadapi masalah, belum juga berbuat sudah menciut nyalinya. 

Satu hal pantangan yang amat besar , dan boleh dibilang kata-kata ini haram bagi orang yang ingin maju yaitu “SAYA TIDAK TAHU” dan “SAYA TIDAK BISA”    

Bila sudah siap maka lakukan yang terbaik, jangan ragu dan cemas. 

Bila telah dilakukan kemudian ada salah, maka tidak usah kecil hati, jangan marah atau kesal, bahkan harus berterima kasih, masih ada yang mau memperbaikinya. 

Karena orang yang menyalahkan itu pasti tahu yang benarnya. Untuk itu mintalah sarannya agar pekerjaan itu bisa diperbaikinya.    

Bangkitkan kecerdasan moral secara rasional dan terpadu, sehingga mampu bangkit dari keterpurukan mental dan moralitas. 

Caranya adalah hadapi setiap masalah dengan tenang, lalu berfikir untuk berusaha mengatasi hal itu sambil bertawakal 

artinya berusaha dibarengi dengan doa, dan terakhir berserah diri kepadaNya, keputusan apa yang akan diambil olehNya.    

Tumbuhkan rasa keimanan sampai ke tingkat “Haqqul Yakin” karena apapun yang dihadapi ,apapun yang dikerjakan 

bila pelaksanaannya selalu diliputi keraguan ,maka hasilnya akan kurang baik, bahkan cenderung banyak salahnya.    

Berusahalah agar bisa mengenal jati dirinya sendiri, mengenal keberadaannya saat ini, memahami amanah apa yang dipangkunya, 

dan mengenal apakah tujuan hidupnya. Manusia bisanya rusak itu karena banyak yang sudah lupa pada jati dirinya sendiri. 

Terlalu banyak mengoreksi orang lain, tapi lupa untuk mengoreksi dirinya sendiri.   

Adapted from: Change Your Thinking , Change Your Life   
By : Ki Kartawijaya.