Senin, 19 September 2016

APAKAH KELUARGA ITU ?


Keluarga sebenarnya berasal dari perkataan “Kawula” dan “Warga”. 

Kawula berarti “abdi”, yang berkewajiban mengabdikan diri dan meyerahkan segala tenaganya kepada yang olehnya dianggap “tuannya”

Sebaliknya warga berarti “anggota” yang berwenang ikut mengurus, ikut memimpin dan ikut menetapkan segala apa yang perlu dilakukan. 

Nyatalah disini bahwa sebagai kawula atau “abdi” ia betul-betul berkedudukan sebagai “tuan” pula. 

Kedua macam kedudukan tadi ( yang dianggap penting dan serius dalam filsafat kebangsaan kita ) cukup terkenal dengan adanya istilah “Kawula-Gusti”

Pengabdian kita tidak lain adalah kepada kesatuan Kawula-Gusti tadi.

Dan ini berarti kepada keselamatan dan kebahagiaan keluarga selengkapnya. "AKU" dan "KITA" disini bersatu padu melebur menjadi satu.

Persatu- paduan ini dimungkinkan, dan harus menjadi realita sepenuhnya karena adanya petalian batin di dalam keluarga, yang berdasarkan cinta kasih yang suci murni.

Suatu cinta kasih yang tidak dipaksakan, akan tetapi timbul dengan sendirinya di dalam hidup keluarga.

Rusaknya hubungan suatu keluarga manakala yang satu merasa lebih dari yang lainnya

dan umumnya terjadi karena merasa hidupnya lebih sukses, harta bendanya lebih dari yang lain,
yang akhirnya timbul rasa kesombongannya, egonya muncul,

sehingga apabila ada keluarga yang datang kepadanya, merasanya akan membuatnya repot atau akan menyusahkannya, atau akan memberatkan atau membebaninya.

Padahal kedatangan keluarganya itu murni hanya ingin bertemu, bersilaturahim kepadanya.

Jumat, 09 September 2016

TANAMKAN AKHLAK KEPADA ANAK SEDINI MUNGKIN

Orang tua yg hebat adlh, orang tua yg selalu menanamkan karekter yg tangguh kpda anak- anaknya..

biasanya orang tua hanya mementingkan status social semata, seharusnya orang tua memberikan makna sosial yg luar biasa, 

Menginspirasi warna hidup yg lbh bermakna..!!1 kenapa..?

jawabannya karena ada tuntutan dan tanggung jawab untuk Melahirkan generasi yang akan memegang estafet perjuangan, tanggung jawab kehidupan,



Oleh karena itu tugas inti bagi orang tua adalah mendidik anak memiliki karakter menjadi pemuda yg soleh ..

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا قُوا أَنْفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا
(wahai orang orang yang beriman jagalh dirimu dan keluargamu dari api neraka)

Ayat ini merupakan amanah dari Allah, agar orang tua turut menjaga seluruh anggota keluarganya agar menjauhi neraka

Berikut ini Tips2 singkat agar anak memiliki karakter yg soleh..

1⃣Perbaiki dirimu untuk Allah, niscaya Allah akan memperbaiki dirimu untuk anak-anakmu, oleh karena itu Orang tua yg sholeh, merupakan kekuatan karakter yang memungkinkan untuk mengarahkan anak-anaknya menjadi lbh baik sebab orang tua yang kurang kesholehannya, akan hilang karakter sebagai tauladan bagi anak kedepan..

2⃣Kenalkanlah Allah kepada anak, jelaskan apa hak-hak Allah atas mereka, dan kaitkan segala peristiwa hidup kepada mereka, karena warisan terbaik dan hadiah terbaik orang tua kepada anaknya adalah ilmu tentang Allah! Maka sungguhlah ironi jika orang tua gagal menjelaskan tentang Allah..

3⃣Paparkan kepada anak tokoh-tokoh bersejarah dalam islam, jadikanlah agar anak mengidolakan para ulama dan orang berilmu, agar bercita-cita menjadi seperti mereka.
Berikanlah sebelum mereka tidur, kisah – kisah Abu bakar, Umar bin khottob, Imam Syafi’i, Imam Nawawi, sehingga dengan kisah-kisah seperti itu akan membuat anak kagum dan jatuh cinta kepada orang2 yg telah berjuang untuk islam..

4⃣ Besarkanlah anak dengan rezeki yang halal, inilah rintangan yang sulit, karena semakin rusak zaman akan semakin sulit kehalalan diraih, maka oleh karena itu perjuangan luar biasa dari orang tua untuk mengais rezeki amat sangat mempengaruhi anak. 
lihatlah ancaman Nabi sholallahu ‘alaihi wa salam “setiap daging yang tumbuh dari makanan haram, maka neraka lebih layak bagi mereka!!”

Sahabat…
Lukmanul hakim salah satu yg disebutkan dlm alqur'an yg selalu menasehati anak, menanamkan jiwa dan karakter kesholehan untuk meneruskan estapet perjuangan...
Jika bukan anda yg mendidik mustahil akan melahirkan jiwa2 yg terdidik..!
mari merenung sejenak, siapalah yang akan menyayangi anda di masa tua renta..?
Jika bukan karena kesolehan anak anda, siapalah yang akan selalu mendoakan anda disaat malakul maut segera memanggilmu..?
selamat beraktivitas 

BAGAIMANAKAH SYSTEM PENDIDIKAN SAAT INI ?

NASEHAT GUSDUR 
untuk kita semua
khususnya untuk GURU.



Dalam minuman kopi pada dasarnya terdiri dari 3 unsur, yaitu:
1. Kopi
2. Gula
3. Rasa

Yang mana dalam filosofi kopi di gambarkan sbb:

Kopi = Orang tua/wali
Gula = Guru
Rasa = siswa

Kasus 1
Jika kopi terlalu pahit
Siapa yang salah?

Gula lah yg di salahkan karena terlalu sedikit hingga "rasa" kopi pahit

Kasus 2
Jika kopi terlalu manis
Siapa yg di salahkan?

Gula lagi karena terlalu banyak hingga "Rasa" kopi manis

Kasus 3
Jika takaran kopi & gula balance
Siapa yg di puji...?

Tentu semua akan berkata...
Kopinya mantaaap

Kmn gula yg mempunyai andil
Membuat "rasa" kopi menjadi mantaaap

Itulah guru yg ketika "rasa" (siswa) terlalu manis (menyebabkan diabet) atw terlalu pahit (bermasalah) akan dipersalahkan

Tetapi ketika "rasa" mantap atau berprestasi mka orang tualah yang akan menepuk dadanya
"Anak siapa dulu"

Mari Ikhlas seperti Gula yg larut tak terlihat tapi sangat bermakna.

Gula PASIR memberi RASA MANIS pada KOPI, tapi orang MENYEBUTnya KOPI MANIS... bukan KOPI GULA...

Gula PASIR memberi RASA MANIS pada TEH, tapi orang MENYEBUTnya TEH MANIS... bukan TEH GULA...

ORANG menyebut ROTI MANIS... bukan ROTI GULA...

ORANG menyebut SYRUP Pandan, Syrup APEL, Syrup JAMBU....
padahal BAHAN DASARnya GULA....
Tapi GULA tetap IKHLAS LARUT dalam memberi RASA MANIS...

akan tetapi apabila berhubungan dgn Penyakit, barulah GULA disebut..PENYAKIT GULA

BEGITUlah HIDUP.... Kadang KEBAIKAN yang Kita TANAM tak pernah diSEBUT Orang....
Tapi kesalahan akan dibesar-besarkan...

IKHLASlah seperti GULA...
LARUTlah seperti GULA...

Tetap SEMANGAT memberi KEBAIKAN...!!!!
Tetap SEMANGAT menyebar KEBAIKAN..!!!

Karena KEBAIKAN tidak UNTUK DISEBUT...

tapi untuk DIRASAkan...

Selamat pagi & selamat bertivitas sahabat..

Rabu, 07 September 2016

KEBIASAAN BAIK ORANG YANG PRODUKTIF

Tugas kantor, laporan mingguan, e-mail yang menumpuk, apakah sering membuat anda kewalahan mengatur waktu sehingga anda merasa kesulitan menjadi seseorang yang produktif  ? 

Dosen senior dari sekolah bisnis Harvard Robert Pozen, mengatakan kunci menjadi produktif adalah mengetahui skala prioritas dan tujuanmu menjadi seorang yang produktif. 

Untuk itu, yuk ketahui kebiasaan baik orang-orang produktif yang bisa kamu contoh berikut ini.  

1. Mengetahui pekerjaan apa saja yang mesti diselesaikan terlebih dahulu
Orang-orang yang produktif mempunyai kebiasaan menulis hal-hal apa saja yang mesti ia lakukan saat bekerja, dari mulai hal yang kecil hingga yang terbesar lalu membagi hal-hal tersebut menurut skala kepentingannya. Mereka juga memahami pekerjaan apa saja yang harus diabaikan sejenak dan tidak panik saat diperhadapkan dengan tugas-tugas baru. 

2. Tahu mana yang penting dan mendesak
Pahami, teliti, dan catat pekerjaan apa saja yang penting dan mendesak karena sudah jelas dua hal ini sangat berbeda. Itulah mengapa dikatakan kamu perlu mengatur skala prioritas dan mampu membedakan mana yang penting dan mana yang mendesak untuk segera dikerjakan. 

3. Think Win-Win
Setiap orang punya kepentingan, tapi bukan berarti kamu bertindak egois dengan mengerjakan prioritas yang menguntungkanmu dan merugikan orang lain. Salah satu kebiasaan baik orang-orang produktif adalah mereka mempunyai cara berpikir win-win. Memang terasa sulit untuk mempraktekan kebiasaan yang satu ini, tapi selagi kamu mempunyai rasa empati terhadap situasi-kondisi yang dihadapi orang lain, percayalah, segalanya akan terasa mudah. . 

4. They handle things once
Rahasia lain menjadi seorang yang produktif dikatakan Pozen yaitu dengan menggunakan strategi OHIO atau “Only Handle It Once”. Ketika kamu telah memilih pekerjaan mana yang akan kamu tangani maka selesaikan hal tersebut hingga tuntas dan barulah kembali mengerjakan hal lain. Hal ini tentu saja membuat kamu tidak membuang banyak waktu untuk melakukan sisa-sisa pekerjaan yang terbengkalai. 

5. Jadi sosok yang proaktif
Lakukan segala sesuatu maupun hal-hal yang menjadi prioritasmu dengan sepenuh hati. Hal apapun yang dilakukan dengan sepenuh hati tanpa adanya paksaan akan membuat hasil pekerjaanmu baik dan berjalan lancar.


Terima kasih sudah membaca artikel ini, semoga dapat bermanfaat bagi anda.

Senin, 05 September 2016

LIMA KUALITAS PENSIL MENJADIKAN HIDUP TENANG ..

 5 Kualitas dalam pensil ini saya umpamakan dalam sebuah cerita dibawah ini . 

Melihat Neneknya sedang asyik menulis Adi bertanya, "Nenek sedang menulis apa?" 

Mendengar pertanyaan cucunya, sang Nenek berhenti menulis lalu berkata, "Adi cucuku, sebenarnya nenek sedang menulis tentang Adi. Namun ada yang lebih penting dari isi tulisan Nenek ini, yaitu pensil yang sedang Nenek pakai. Nenek berharap Adi dapat menjadi seperti pensil ini ketika besar nanti."  

"Apa maksud Nenek bahwa Adi harus dapat menjadi seperti sebuah pensil? Lagipula sepertinya pensil itu biasa saja, sama seperti pensil lainnya," jawab Adi dengan bingung.  

Nenek tersenyum bijak dan menjawab, "Itu semua tergantung bagaimana Adi melihat pensil ini. Tahukah kau, Adi, bahwa sebenarnya pensil ini mempunyai 5 kualitas yang bisa membuatmu selalu tenang dalam menjalani hidup." 

"Apakah Nenek bisa menjelaskan lebih detil lagi padaku?" pinta Adi  

"Tentu saja Adi," jawab Nenek dengan penuh kasih  



"Kualitas pertama
pensil dapat mengingatkanmu bahwa kau bisa melakukan hal yang hebat dalam hidup ini. Layaknya sebuah pensil ketika menulis, kau jangan pernah lupa kalau ada tangan yang selalu membimbing langkahmu dalam hidup ini. Kita menyebutnya tangan Tuhan, Dia akan selalu membimbing kita menurut kehendakNya".  

"Kualitas kedua, dalam proses menulis, kita kadang beberapa kali harus berhenti dan menggunakan rautan untuk menajamkan kembali pensil yang kita pakai. Rautan itu pasti akan membuat pensil menderita. Tapi setelah proses meraut selesai, pensil itu akan mendapatkan ketajamannya kembali. Begitu juga denganmu, dalam hidup ini kau harus berani menerima penderitaan dan kesusahan, karena merekalah yang akan membuatmu menjadi orang yang lebih baik".  

"Kualitas ketiga, pensil selalu memberikan kita kesempatan untuk mempergunakan penghapus, untuk memperbaiki kata-kata yang salah. Oleh karena itu memperbaiki kesalahan kita dalam hidup ini, bukanlah hal yang jelek. Itu bisa membantu kita untuk tetap berada pada jalan yang benar".  

"Kualitas keempat, bagian yang paling penting dari sebuah pensil bukanlah bagian luarnya, melainkan arang yang ada di dalam sebuah pensil. Oleh sebab itu, selalulah hati-hati dan menyadari hal-hal di dalam dirimu".  

"Kualitas kelima, adalah sebuah pensil selalu meninggalkan tanda/goresan. Seperti juga Adi, kau harus sadar kalau apapun yang kau perbuat dalam hidup ini akan meninggalkan kesan. Oleh karena itu selalulah hati-hati dan sadar terhadap semua tindakan".  "Nah, bagaimana Adi? Apakah kau mengerti apa yang Nenek sampaikan?"  

"Mengerti Nek, Adi bangga punya Nenek hebat dan bijak sepertimu."  Apa yang bisa anda simpulkan dari cerita diatas ? Terima kasih sudah membaca artikel ini, semoga dapat bermanfaat bagi anda. 

PESAN K.H ABDURRAHMAH WAHID ( GUS DUR )

PESAN GUS DUR

Dalam minuman 'KOPI' pada dasarnya terdiri dari 3 unsur, yaitu:
1. Kopi
2. Gula
3. Rasa

Yang mana dalam FILOSOFI digambarkan sebagai berikut:

Kopi = Orang tua/wali
Gula = Guru
Rasa = siswa

Kasus 1:
Jika kopi terlalu pahit
Siapa yang salah?

Gula lah yg disalahkan karena terlalu sedikit hingga "rasa" kopi pahit

Kasus 2:
Jika kopi terlalu manis
Siapa yg disalahkan?

Gula lagi karena terlalu banyak hingga "Rasa" kopi manis.

Kasus 3:
Jika takaran kopi & gula balance
Siapa yg di puji...?

Tentu semua akan berkata:
Kopinya mantaaap.................!!!!!

Kmn gula yg mempunyai andil membuat "rasa" kopi menjadi mantaaap.

Itulah guru yg ketika "rasa" (siswa) terlalu manis (menyebabkan diabet) atau terlalu pahit (bermasalah) akan dipersalahkan.

Tetapi ketika "rasa" mantap atau berprestasi, maka orang tua lah yang akan menepuk dadanya:
"Anak siapa dulu"

Mari Ikhlas seperti Gula yg larut tak terlihat tapi sangat bermakna.

Gula PASIR memberi RASA MANIS pada KOPI, tapi orang MENYEBUTnya KOPI MANIS... bukan KOPI GULA...

Gula PASIR memberi RASA MANIS pada TEH, tapi orang MENYEBUTnya TEH MANIS... bukan TEH GULA...

ORANG menyebut ROTI MANIS... bukan ROTI GULA...

ORANG menyebut SYRUP Pandan, Syrup APEL, Syrup JAMBU....
padahal BAHAN DASARnya GULA....
Tapi GULA tetap IKHLAS LARUT dalam memberi RASA MANIS...

Akan tetapi apabila berhubungan dgn penyakit, barulah GULA disebut.. PENYAKIT GULA

Begitulah HIDUP.... Kadang KEBAIKAN yang Kita TANAM tak pernah disebut Orang, tapi kesalahan akan dibesar-besarkan.

IKHLAS lah seperti GULA...
LARUT lah seperti GULA...

Tetap SEMANGAT memberi KEBAIKAN...!!!!
Tetap SEMANGAT menyebar KEBAIKAN..!!!

Karena KEBAIKAN tidak UNTUK DISEBUT...

tapi untuk DIRASAkan...
Doakan guru qt...doakan guru qt..doakan guru qt....

TUJUH KEBIASAAN YANG DILAKUKAN OLEH ORANG YANG SUKSES ..

TUJUH KEBIASAAN YANG DILAKUKAN OLEH ORANG YANG SUKSES .. YANG PERLU DIKETAHUI

Semua hasil yang dinikmati orang-orang hebat dan ternama itu bukan datang secara instant lho.

Kata orang, salah satu kunci kesuksesan adalah melakukan beberapa kebiasaan-kebiasaan yang baik.

Dan, para pesohor yang sukses, selalu melakukan ketujuh hal ini sebelum meraih kesuksesannya.

1. Bangun pagi
Ingin sukses? Ya harus bangun pagi. Jangan buang waktu dan terlambat dalam segala hal. Anda harus tahu semua hal lebih awal daripada orang lain. Banyak kok orang hebat yang berusaha bangun lebih pagi untuk sekedar mencari informasi dan membaca berita-berita update tentang hal yang terjadi di sekitar. Mereka menambah informasi dan pengetahuan demi sebuah hasil yang kelak akan dipetiknya.

2. Pengetahuan sumber kekuatan
Apabila Anda berhasil bangun pagi dan meluangkan waktu lebih banyak lagi, jangan sia-siakan dengan berleha-leha dan hanya sekedar menikmati sarapan pagi. Kuncinya adalah membaca dan membaca. Cari tahu banyak hal tanpa terkecuali. Karena pengetahuan adalah hal yang sangat penting, maka jangan enggan untuk belajar hal-hal baru dan melunakkan keras kepalanya Anda. Serap informasi dari mana saja dan tampung untuk kemudian dipilah mana yang bermanfaat dan mana yang tidak.

3. Perfeksionis
Sudah selayaknya seseorang yang ingin sukses selalu menjadi sosok yang perfeksionis. Ia akan menginginkan segala hal berjalan dengan sangat baik dan nyaris sempurna. Ia benar-benar berusaha agar semuanya tidak ada yang terlewat dan sampai gagal.

4. Mengatur waktu
Tak ada orang sukses yang bekerja serampangan dan tanpa disiplin waktu. Semua orang sukses tahu benar bagaimana memanfaatkan waktu, dan sangat menghargai waktu. Untuk itu, pastikan Anda punya schedule tersendiri yang akan membantu Anda mengatur waktu dan melakukan banyak hal tanpa terlewatkan.
5. No pain, no gain
Tak ada keberhasilan yang diraih tanpa pernah jatuh dan terluka terlebih dahulu. Setiap orang yang sukses pasti pernah menghadapi kegagalan. Dan sebaiknya menghadapi kegagalan tersebut haruslah dengan sikap yang legawa serta mau belajar dari kegagalan.

6. Ada passion dalam profesi
Bekerja bukan hanya sekedar mengemban tanggung jawab dan menyelesaikan sebuah hal sesuai dengan job desc. Tetapi bekerja haruslah disertai dengan passion yang akan membantu membawa seseorang pada suatu tingkat yang ingin ia capai.

7. Networking itu penting
Selalu kembangkan networking di mana saja, kapan saja, dan dengan siapa saja. Anda harus tetap ramah dan low profile. Rangkul semua orang yang baru saja Anda kenal, karena Anda tak akan pernah tahu kapan Anda akan membutuhkan mereka. Tidak sulitkan menerapkan kebiasaan-kebiasaan yang akan membawa Anda pada puncak kesuksesan di atas?

Terima kasih sudah membaca artikel ini, semoga dapat menginspirasi anda.