Jumat, 07 Oktober 2016

JAGALAH MATA ANDA DARI PENYAKIT KATARAK

17 Cara Mencegah Katarak Sejak Dini

Katarak menjadi penyakit mata yang biasanya banyak menyerang orang lanjut usia. Katarak adalah kondisi kelainan mata yang menyebabkan adanya bagian yang sangat keruh pada lensa mata. Bagian yang keruh ini akan terus berkembang dibagian pupil dan iris sehingga menghilankan pandangan. Usia paling awal terkena katarak biasanya sekitar 40 tahun, meskipun ada beberapa kasus yang lebih muda. Katarak sangat ditakuti karena ini kelainan yang menyebabkan angka kebutaan paling tinggi di dunia.

Siapa yang Bisa Terkena Katarak?

Orang yang sudah berusia lebih dari 40 tahun dan tidak mendapatkan nutrisi yang penting untuk mata di usia sebelumnya.
Penderita diabetes yang cenderung memiliki angka kadar gula darah tinggi
Orang yang memiliki kebiasaan mengkonsumsi alkohol berlebihan
Orang yang sering bekerja dibawah sinar matahari dan tidak menggunakan kacamata hitam
Orang yang memang memiliki riwayat penyakit katarak dalam keluarga
Orang yang memiliki penyakit tekanan darah tinggi
Orang yang memiliki berat badan berlebihan
Orang yang pernah mengalami cedera mata
Orang yang pernah mendapatkan operasi mata untuk mengatasi kelainan mata
Orang yang memang memiliki kebiasaan merokok dan terkena paparan asap rokok
Setiap orang yang terkena katarak mungkin tidak akan berpikir jika kelak menjadi buta karena katarak. Meskipun katarak bisa disembuhkan dengan operasi namun pencegahan sejak awal menjadi langkah yang sangat penting. Berikut ini adalah cara mencegah katarak yang bisa Anda lakukan sejak awal.

1. Hindari Paparan Asap Rokok

Bahaya asap rokok juga sangat berbahaya untuk mata, salah satunya bisa meningkatkan resiko terkena katarak. Asap mengandung nikotin yang sangat berbahaya termasuk zat kimia yang akan merusak kebersihan mata. Anda bisa mencoba untuk tidak terkena asap rokok sejak masih muda.

2. Konsumsi Makanan Sehat

Sebuah penelitian membuktikan bahwa orang yang memiliki kadar gula darah tinggi atau penderita diabetes maka resiko katarak akan lebih besar dibandingkan orang sehat. Karena itu kemampuan tubuh untuk mengatasi gula darah yang tinggi ternyata juga sangat mempengaruhi mata. Untuk itu biasakan mengkonsumsi makanan yang sehat penuh dengan vitamin A, beta karoten, antioksidan, vitamin C dan vitamin E. Batasi jumlah konsumsi makanan yang mengandung karbohidrat dan gula.

3. Lindungi Mata dari Sinar UV

Melindungi mata dari bahaya sinar UV memang sangat tepat dilakukan. Anda harus berusaha menggunakan kacamata saat bekerja atau menyetir pada siang hari. Bahaya sinar ultraviolet untuk mata, bisa mempercepat pembentukan katarak. Jika Anda tidak merasa nyaman dengan kacamata maka gunakan topi yang lebar untuk menutupi area mata.

4. Pemeriksaan Mata Secara Teratur

Terkadang beberapa penyakit atau kelainan mata akan terdeteksi jika sudah memburuk. Karena itu melakukan pemeriksaan rutin untuk kesehatan mata sangat diperlukan. Cara ini akan membantu menemukan diagnosa dan deteksi awal kelainan mata yang terjadi. Langkah ini sangat bijak jika dilakukan sejak masih anak-anak dan frekuensinya akan meningkat setelah berumur lebih dari 40 tahun. (baca juga : cara menjaga kesehatan mata)

5. Jangan Minum Alkohol

Kebiasaan minum alkohol juga bisa meningkatkan resiko terkena katarak. Banyak orang yang memang tidak menyadari bahwa alkohol bisa merusak mata.

Bahaya alkohol yang masuk ke dalam tubuh akan masuk ke dalam aliran darah. Kemudian bisa menyebabkan beberapa resiko penyakit seperti diabetes dan gangguan fungsi organ. Akibatnya maka katarak bisa muncul jika fungsi organ dan syaraf pada mata terus mengalami tekanan.

6. Konsumsi Makanan Tinggi Vitamin C

Antioksidan adalah bahan yang bisa mencegah proses stress oksidatif. Proses ini terjadi karena adanya zat radikal bebas yang masuk ke dalam tubuh. Beberapa jenis makanan yang mengandung antioksidan terdiri dari vitamin C. ini adalah jenis vitamin yang bisa menghalangi proses terbentuknya katarak. Sangat disarankan untuk mengkonsumsi setidaknya 250 mg vitamin C untuk setiap hari demi mencega katarak. Beberapa sumber makanan yang disarankan untuk dikonsumsi adalah seperti jambu merah, jeruk, brokoli, sayuran berdaun hijau, kiwi, papaya, dan paprika.

7. Konsumsi Makanan Sumber Beta Karoten

Makanan yang mengandung beta karoten ternyata tidak hanya untuk mencegah kanker. Sebab makanan ini sangat baik untuk mencegah katarak. Beta karoten adalah vitamin yang bisa larut dalam lemak karena itu sangat disarankan untuk dikonsumsi bersamaan. Makanan yang menjadi sumber beta karoten misalnya adalah kangkung, wortel, papaya, lobak, sawi, ubi jalar dan bayam. Mulai sekarang Anda bisa mengkonsumsi makanan ini setiap hari atau sesering mungkin.

8. Konsumsi Makanan Tinggi Zeaxanthin dan Lutein

Salah satu jenis antioksidan yang sangat penting untuk mata adalah zeaxanthin dan lutein. Dua jenis zat antoksidan ini termasuk dalam golongan karotenoid yang banyak ditemukan pada bagian lensa mata. Bahkan karotenoid ini memiliki fungsi untuk menjaga agar lensa mata tetap selalu bersih. Semua jenis radikal bebas akan dilawan oleh zat-zat ini. Bahkan konsumsi zeaxhantin dan lutein akan membantu mata agar terlindungi dari bahaya sinar matahari. Beberapa jenis makanan yang bisa dikonsumsi adalah seperti bayam, lobak, sawi, kale, kacang hijau, selada, labu, asparagus, okra dan paprika hijau.

9. Konsumsi Makanan Tinggi Vitamin E

Banyak orang menganggap bahwa hanya vitamin A yang dibutuhkan oleh mata. Namun ternyata vitamin E juga sangat dibutuhkan karena bisa menjaga proses penuaan dan kerusakan lensa mata. Cukup mendapatkan vitamin E akan membuat mata Anda terlindungi dari katarak. Beberapa jenis makanan yang mengandung vitamin E adalah seperti kacang almond, bayam, sawi, biji bunga matahari, minyak zaitun, mangga, cabai merah, alpukat dan berbagai jenis makanan lain.

10. Minum Teh Secara Rutin

Teh adalah minuman super yang bisa mencegah berbagai penyakit termasuk katarak. Teh mengandung senyawa antioksidan yang sangat kuat sehingga bisa mencegah katarak dan berbagai kerusakan mata lain. Teh tanpa gula juga bisa membantu mengatasi kadar gula darah yang tinggi. Uji coba yang diterapkan pada tikus membuktikan bahwa minum teh setiap hari ternyata menjaga kesehatan dan lensa mata agar selalu tetap jernih. (baca juga : bahaya minum teh)


11. Turunkan Berat Badan jika Obesitas

Obesitas akan sangat buruk untuk kesehatan. Bahaya obesitas akan meningkatkan berbagai penyakit lain terjadi pada tubuh. Jika Anda memiliki berat badan berlebihan dan ingin tetap mempertahankan kesehatan mata maka Anda bisa mulai untuk menurunkan berat badan. Ada berbagai cara yang bisa Anda lakukan yaitu olahraga dan konsumsi makanan diet seimbang nutrisi.

12. Batasi Konsumsi Garam

Hampir semua orang selalu menggunakan garam sebagai bumbu tambahan ketika memasak. Namun ternyata kebiasaan ini bisa sangat buruk untuk tubuh terutama mata. Mulai sekarang cobalah untuk mengurangi atau membatasi asupan garam dalam makanan. Beberapa camilan atau snack juga mengandung garam tinggi. Garam bisa meningkatkan resiko katarak karena mendukung perkembangan penyakit lain seperti gejala diabetes dan gangguan fungsi ginjal.

13. Konsumsi Makanan Tinggi Vitamin B2 dan B3

Berbagai jenis makanan yang mengandung vitamin B2 dan B3 ternyata sangat baik untuk menjaga kesehatan mata. Makanan yang mengandung vitamin B memang bukan termasuk dalam golongan antioksidan, namun mampu melindungi lensa mata dari katarak. Orang yang kekurangan niasin dan riboflavin akan mengalai resiko katarak yang lebih besar. Beberapa jenis makanan yang mengandung riboflavin adalah seperti daging tanpa lemak, yogurt, susu, almond, kopi dan bayam. Sementara makanan yang tinggi niasin adalah seperti ikan tuna, daging ayam tanpa kulit, kalkun, ikan salmon, kacang merah, jamur dan biji bunga matahari.

14. Makan Bilberry

Buah bilberry juga sangat baik untuk memelihara kesehatan mata. Buah ini akan bekerja dengan baik untuk membuat aliran darah ke daerah pembuluh darah dari bagian mata menjadi semakin kuat. Hasilnya adalah jaringan di sekitar mata akan menjadi lebih kuat. Karena itu konsumsi buah bilberry atau ekstrak buah bilberry sangat disarankan.

15. Konsumsi Makanan Mengandung Quercetin

Quercetin adalah sebuah zat yang ditemukan pada beberapa jenis sumber makanan seperti bawang merah, bawang putih, kunyit dan jahe. Quercetin akan mampu melawan gejala katarak secara alami. Bahkan konsumsi makanan yang mengandung quercetin secara rutin akan menurunkan resiko terkena katarak. anak-anak menjadi usia yang paling tepat untuk melakukan perawatan dengan makanan ini.

16. Biasakan Cukup Tidur

Waktu yang paling tepat untuk istirahat adalah tidur pada malam hari. Mata telah melakukan berbagai aktifitasnya ketika kita sedang bekerja. Karena itu istirahat malam akan membantu mata agar bisa istirahat tanpa harus menjalankan fungsinya. Istirahat tidur akan membuat mata menjadi lebih santai tanpa terkena cahaya dan radikal bebas lain. Selain itu ketika Anda tidur maka banyak aliran mineral dan vitamin yang akan diserap oleh mata.

17. Konsumsi Makanan Mengandung Sulfur

Kebiasaan mengkonsumsi berbagai jenis makanan yang mengandung sulfur akan sangat baik dilakukan untuk mata. Berbagai jenis makanan yang mengandung sulfur misalnya seperti bawang merah, bawang putih, telur, alpukat, dan asparagus adalah makanan super untuk kesehatan mata. Sulfur akan mencegah katarak karena bisa menjadi asupan glutathione dalam tubuh. Anda bisa mengkonsumsi beberapa jenis makanan ini secara rutin mulai sekarang.

Cara Perawatan Gejala Katarak Secara Alami

Gunakan kacamata yang sesuai dengan ukuran lensa mata Anda.
Jika Anda menggunakan lensa kontak maka gunakan ukuran yang sesuai seperti ketika menggunakan kacamata
Berikan cahaya lampu yang lebih terang untuk semua ruangan di rumah
Gunakan kacamata hitam ketika bepergian agar tidak terlalu silau
Hindari kebiasaan mengemudi terlalu lama pada siang dan malam hari
Ada banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk mencegah katarak. berbagai langkah alami mungkin tidak akan memberikan hasil dalam waktu yang cepat. Namun jika cara ini dilakukan sejak masih muda maka kemungkinan katarak tidak akan menghampiri Anda di usia lanjut.

Courtesy : HalosehatDotcom

Jumat, 30 September 2016

DUNIA ...UJIAN ....COBAAN.


Keberadaan manusia di dunia ini adalah untuk memilih.

Setelah memilih lalu melaksanakan apa yang telah menjadi pilihannya untuk meraih sesuatu.

Pilihan yang telah dipilihnya itulah yang akan dinikmati oleh dirinya.

Dan untuk meraih sesuatu itu butuh proses. Tidak ada sesuatu yang baik dihasilkan dengan cara instant.

Allah menciptakan manusia dalam kandungan ibu kenapa yang baik itu harus 9 bulan ? Kenapa tidak instant saja misalnya 1 bulan ?

Dan dalam 9 bulan itu berbagai macam penderitaan dialami oleh sang ibu, tapi kenapa senang dan dinikmatinya ?

Karena dirinya yakin Allah akan memberikan seorang anak padanya, sehingga susah dan derita diterimanya dengan ikhlas..

Jadi proses itulah ujian dan cobaan dari Allah.

Allah menguji dan mencoba manusia itu disesuaikan dengan kadar keimanannya dan kesanggupannya, tidak akan melebih dari hal tersebut.

Modal untuk mengatasi ujian dan cobaan itu adalah dengan cara bersabar.

Allah berfirman , " Aku senantiasa orang-orang yang sabar "

Oleh karena itu dalah hidup kita jangan menyerah dengan keadaan.

Tetaplah bergerak, berusaha, dan berdo'a kepadaNya, lalu serahkan semua ketetapan kepadaNya.

Dan hasilnya akan anda bisa rasakan sendiri.

Selamat merenungi diri dan mencoba serta melaksanakannya.

Senin, 26 September 2016

DIDIKLAH ANAK ANAK ANDA SEJAK DINI

PENDIDIKAN ANAK

Pendidikan merupakan persiapan yang baik bagi generasi muda 

dalam ilmu pengetahuan dan teknologi serta ketrampilan karena mereka menyadari akan hal intu demi mempertahankan hidup. 

Melalui pendidikan suatu bangsa bisa menyalurkan warisan kultural dan intelektualnya kepada generasi penerusnya. Dan melalui pendidikan kebudayaan dapat mengabdiksn dirinya.  

Pendidikan adalah suatu poses yang berkesinambungan. Diantara proses-proses tersebut adalah pembinaan latihan physik dan mental serta moral, 

bertujuan untuk membentuk manusia yang berguna, cerdas dan trampil dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya sebagai manusia dan warga negara yang baik.   

Di dalam proses pendidikan pasti yang ditanamkan adalah yang baik yaitu dengan cara menanamkan kebiasaan tentang 

pemahaman, penghayatan dan pengamalan yang membawa kepada sifat atau kesadaran tertentu 

yaitu dengan menyuruh dan menggerakkan untuk mengerjakan perbuatan tertentu berulangkali, sehingga menjadi kebiasaan.

Karena menjadi kebiasaan maka akan membentuk suatu kepribadian.  

Pendidikan yang paling baik adalah yang dilakukan sejak usia dini, agar begitu dia masa remaja dia sudah biasa melakukannya dan begitu dia dewasa 

karena hal itu sudah merupakan kegiatan rutin maka akan menjadi kebiasaan yang sulit untuk ditingglkan.   

Disamping pendidikan formal, penting juga diberikan pendidikan tentang pola hidup sederhana, berkasih sayang terhadap sesama, hormat kepada kedua orang tua, 

ramah dan sopan terhadap tamu, menolong orang lain, bersedekah kepada fakir miskin serta anak yatim, memuliakan ulama dll, sebaiknya ditanamkan sejak dini.   

Apabila semenjak kecil ditanamkah sifat manja, boros, sombong, merendahkan orang lain, suka meminta itu dan ini dll maka kelak ketika anak itu dewasa, kebiasaan kecil itu akan masih terbawa. Dan ini merupakan perangai yang buruk.   

Oleh karena itu janganlah heran apabila sering terjadi prilaku kedua orang tuanya sangat baik, akan tetapi anaknya berperangai buruk, angkuh dan kejam. 

Hal ini terjadi akibat anak itu salah bergaul dan pengawasan dari orang tua kurang.   

Maka dari itu agar anak-anak menjadi anak yang bermanfaat dan berguna bagi dirinya, keluarganya, agamanya, masyarakat bangsa dan negara, 

maka mulailah kita lebih banyak memperhatikan anak-anak kita. 

Ajaklah mereka banayk berkomuniksi di lingkungan keluarga. 

Karena hal itu merupakan modal dasar pendidikan yang paling utama dan tertutama.

Kamis, 22 September 2016

BAGAIMANA CARA MEMBERIKAN NASIHAT PADA ORANG LAIN ?

Siapakah yang tak ingin hidayah mengetuk hati orang yang dicintai? Orang tua, kerabat dekat, teman, tetangga, dan bahkan orang-orang di luar Islam

Hidayah yang melembutkan hati yang keras, menyabarkan hati tatkala ditimpa musibah, meredakan kemarahan,

Hidayah yang dapat menjalin tali yang lama terpisah, menyatukan prinsip syariat sehingga berjalan beriringan dalam satu jalan yang haq menuju shiraathal mustaqiim

Pasti banyak orang yang kita inginkan kebaikan terlimpah padanya . Kebaikan yang senantiasa menghiasi diri sehingga melahirkan generasi Rabbani yang senantiasa berpegang teguh pada tali Allah dan RasulNya.

Siapa mengira, Al Fudhail bin Iyadh yang kita kenal sebagai seorang hamba yang shalih dan tokoh teladan bagi umat, dahulunya adalah seorang perampok jalanan yang banyak ditakuti orang

Beliau ( Al Fudhail ) terketuk hatinya dan mendapat hidayah tatkala mendengar percakapan dua saudagar yang tengah takut kepadanya.

Tak kenalkah dengan Salman Al Farisi? Dahulunya beliau adalah seorang Majusi kemudian beliau mendapatkan hidayah tatkala melihat orang muslim yang sedang shalat di gereja.

Coba lihat lah bagaimana Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam beserta orang-orang shalih dahulu mengajarkan kepada kita bagaimana adab tatkala memberikan nasehat sehingga membuka pintu-pintu hidayah bagi seseorang.

Seorang yang ingin menasehati hendaklah meniatkan nasehatnya semata-semata untuk mendapatkan ridha Allah Ta’ala. Karena hanya dengan maksud inilah dia berhak atas pahala dan ganjaran dari Allah

Seseorang yang hendak memberikan nasehat harus berusaha untuk tidak mempermalukan orang yang hendak dinasehati.

Nasehat harus disampaikan secara rahasia kepada seseorang yang membutuhkan penyempurnaan atas kesalahannya.

Tidak ada kunci yang lebih baik dan lebih tepat kecuali nasehat yang disampaikan dengan lemah lembut, diutarakan dengan beradab, dan dengan ucapan yang penuh dengan kasih sayang.

Salah satu kewajiban seorang mukmin adalah menasehati saudaranya tatkala melakukan keburukan.

Namun dia tidak berkewajiban untuk memaksanya mengikuti nasehatnya. Sebab, itu bukanlah bagiannya.

Seorang pemberi nasehat hanyalah seseorang yang menunjukkan jalan, bukan seseorang yang memerintahkan orang lain untuk mengerjakannya

Jika seseorang ternyata tak bisa menasehati dengan baik maka dianjurkan untuk diam

Sebagaimana sabda Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam,

مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ فَلْيَقُلْ خَيْرًا، أَوْ لِيَصْمُتْ

“Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari Akhir hendaklah berkata yang baik atau diam…” (HR. Bukhari dan Muslim)

Semoga saja bermanfaat buat semuanya.

Rabu, 21 September 2016

DEMOCRATIE AND LEIDERSCHAP

Seharusnya manusia itu bisa belajar dari dirinyasendiri, dari mulai lahir tidak membawa apa-apa, sampai usia yang ke sekian tahun, sudah banyak yang dimilikinya.  

Dan untuk mendapatkan itu perlu perjuangan yang tidak ringan, perlu pengorbanan yang luar biasa.  

Oleh karena itu belajarlah dari kegagalan diri sendiri untuk bangkit kembali meraih yang dicita-citakan 

Menginginkan agar tercipta suatu keluarga yang harmonis, maka kesampingkan unsur materi, akan tetapi tanamkan duduk sama rendah berdiri sama tinggi. 

Keluarga tidak hanya berarti “ sama – rata “ akan tetapi ada syarat lain yaitu “ sama rasa” . 

Perlu diketahui bahwa yang dalam istilah Barat dinamakan “ demokrasi “ belum tentu menjamin adanya “ sama-rasa”. 

Dan istilah sama rata dan sama rasa “ ini sebenarnya mengandung Demokrasi dan Keadilan Sosial dinamakan “ demokrasi terpimpin

Demokrasi yang mengandung Keadilan Sosial atau Demokrasi terpimpin yaitu demokrasi yang tidak meluap-luap dan menimbulkan “ anarchi “ akan tetapi yang dipimpin oleh “ kebijaksanaan “ yakni keinsyafan akan adanya kesejahteraan bersama “

Allah menurunkan hujan ke bumi sebagai rezki langsung buat manusia itu selalu sama, namun ada rezki yang bisa di dapat apabila setelah melakukan kerja kersa dahulu, baru rezki itu di dapat.

Besar kecilnya rezki yang diperoleh manusia itu besar kecilnya sudah diatur oleh Allah. Namun dalam hal pemakaian diserahkan kepada manusia. Mau dibelanjakan apapun, apa maunya, silahkan saja


Namun perlu diingat bahwa di dalam pengeluarannya itu tidak boleh berlebihan. Allah paling tidak suka kepada hal-hal yang berlebihan. 

Walaupun itu baik dan halal, tetap saja . Itu berarti sama saja sedang memperturutkan hawa nafsu.

Hal ini berlaku untuk diri sendiri, keluarga, masyarakat bangsa dan negara.

SIFAT BENTUK ISI DAN IRAMA

Aspirasi bangsa yang merdeka bila dibandingkan denganbangsa terjajah sangatlah berbeda.  

Bangsa yang merdeka tuntutannya lebih banyak disesuaikan dengan alam dan jaman. 

Sedangkan bangsa yang terjajah tidak bisa menuntut sesuai dengan apa yang dibutuhkan .  

Untuk menyikapi perkambangan alam dan zaman, maka gunakanlah teori SBII ( Sifat, Bentuk, Isi dan Irama ).


Sifat tidak boleh berubah akan tetapi bentuk , isi dan irama harus mampu berubah sesuai dengan perkembangan alam dan zaman .  

Teori Sifat Bentuk Isi dan Irama ini merupakan sebuah semboyan yang mengandung suatu dinamika perubahan alam dan zaman dengan berwawasan kedepan, demi kemajuan diri, keluarga, masyarakat agama bangsa dan Negara.  

Masa depan bangsa Indonesia ini bergantung kepada para anak-anak didik saat ini. 

Mereka harus dibekali dengan berbagai ilmu pengetahuan demi memajukan bangsanya.  

Jangan sampai pendidikan anak-anak bangsa ini terkontaminasi dengan berbagai virus yang membahaykan dan mematikan. 

Karena mereka itu adalah para calon generasi penerus bangsa, agar bangsa Indonesia itu lebih diakui lagi oleh bangsa-bangsa lain.  

Untuk mengantisipasi virus-virus itu maka secara umum harus dilakukan pembinaan oleh kedu orangtuanya, juga pihak penyelenggara pendidikan dan kependidikan, serta lingkungan masyarakat sekitarnya. 

Khususnya pembinaan budi pekerti yang luhur, tertutama kepada paa juru dakwah, yang disampaikan itu bukan hanya sekedar hafal di bibir, akan tetapi bentuk apliksinya di dalam kehidupan sehari-hari

TAKUT AKAN PENYAKIT YANG TIMBUL DARI GARAM?*


INI CARA RASUL MENGKONSUMSI GARAM

Rasulullah bersabda : "Sebaik-baik lauk adalah garam" (Al-Baihaqi). 

sangat bertentangan dengan dunia medis saat ini yang mengatakan bahwa makan garam bisa menyebabkan berbagai penyakit seperti darah tinggi, dehidrasi, keropos tulang dan penyakit empedu, namun hal itu tidak akan terjadi jika Anda mengetahui cara mengkonsumsi garam secara benar.

Begini Cara Mengkonsumsi Garam Agar Terhindar Dari Penyakit (Ala Rasul)

Jadi sesuai dengan hadist diatas yang menyatakan Garam bukanlah penyebab penyakit,
tapi malah obat yang paling mujarab seandainya digunakan dengan cara yang betul.

Kuncinya adalah *GARAM TIDAK BOLEH DIMASAK! 

Kesalahan kita (kebanyakan orang Indonesia) ialah kita memasak garam yaitu memasukkan garam ke dalam masakan ketika masakan sedang MENDIDIH/PANAS. 

Hal tersebut akan menyebabkan garam menjadi racun/toksik… Jika garam dimasak dengan cara di atas, garam akan menyebabkannya ber-asid dan membahayakan kesehatan serta mengundang berbagai penyakit, selain itu kandungan yodium pada garam juga akan hilang.

Begini Cara yang betul penggunaan garam agar garam benar-benar menjadi obat bagi Anda, bukan Penyakit :

1 . Masaklah makanan yang ingin dimasak sehingga selesai. Contohnya: sayur – masukkan garam dalam masakan apabila matang dan airnya sudah berangsur hangat.

2 . Masak makanan tanpa garam! 

Selagi makan, sediakan semangkuk garam dan taburkan di atas makanan yang ingin dimakan sesuai selera masing2.

Garam adalah mineral bagi tubuh, “Banyak amalan yang dilakukan oleh para Salafussoleh ialah dengan mengambil garam sebelum memulai makan”

Garam digunakan sebagai pembuka makan dengan mengambilnya dengan ujung jari dan dimasukkan ke mulut.

GARAM ADALAH MINERAL!!

Kelebihannya antara lain ialah: mengobati lebih dari 70 penyakit, serta tidak akan mengalami keadaan mati mendadak.

Silakan sebarkan, sekiranya anda ingin orang-orang yang anda cintai menjadi sehat.

Berbagai penyakit yang disinyalir timbul akibat garam seperti gejala jantung dan tekanan darah tinggi adalah akibat dari penggunaan garam yang salah.

Jadi kesimpulannya yg benar garam itu adanya dimeja makan bukan didapur. Selamat Mencoba

Semoga bermanfaat

Copas dari Ustadzah Dra Nurdyati Akma, M.Si`