Rabu, 19 Agustus 2015

SOEKARNO DI TAHUN 1956

Dirgahayu Republik!

Inilah petikan pidato Bung Karno di Semarang 29 Juli 1956 yang spektakuler itu.
"Kita jang dahulu bisa mentjiptakan tjandi-tjandi besar seperti Borobudur, dan Prambanan, terbuat dari batu jang sampai sekarang belum hancur ; kita telah mendjadi satu bangsa jang kecil djiwanja, Saudara-saudara!! Satu bangsa jang sedang ditjandra-tjengkalakan didalam tjandra-tjengkala djatuhnja Madjapahit, sirna ilang kertaning bumi!! Kertaning bumi hilang, sudah sirna sama sekali. Mendjadi satu bangsa jang kecil, satu bangsa tugu "rong depa".
Saja tidak berkata berkata bahwa Grand Canyon tidak tjantik. Tapi saja berkata : Tiga danau di Flores lebih tjantik daripada Grand Canyon. Kita ini, Saudara-saudara, bahan tjukup : bahan ketjantikan, bahan kekajaan. Bahan kekajaan sebagai tadi saja katakan : "We have only scratched the surface " - Kita baru `nggaruk diatasnja sadja.
Kekajaan alamnja, Masja Allah subhanallahu wa ta'ala, kekajaan alam. Saja ditanja : Ada besi ditanah-air Tuan? - Ada, sudah ketemu :belum digali. Ja, benar! Arang-batu ada, Nikel ada, Mangan ada, Uranium ada. Percajalah perkataan Pak Presiden. Kita mempunjai Uranium pula.
Kita kaja, kaja, kaja-raja, Saudara-saudara : Berdasarkan atas "imagination", djiwa besar, lepaskan kita ini dari hal itu, Saudara-saudara.
Gali! Bekerdja! Gali! Bekerdja! Dan kita adalah satu tanah air jang paling cantik di dunia."

Sumber: Imperium Indonesia

Senin, 17 Agustus 2015

PANGLIMA BESAR TENTARA NASIONAL INDONESIA

Ini 3 Rahasia Ketangguhan Jenderal Soedirman di Medan Perang

•JENDERAL Soedirman dikenal ketangguhannya dalam medan perjuangan. Selain piawai dalam mengalahkan penjajah dirinya juga terkenal akan semangat perjuangannya, saat sakit pun Jendral Soedirman tetap gigih.

•Lantas apa rahasia ketangguhan Jendral Soedirman? Sekjen Majelis Intelektual Ulama Indonesia (MIUMI) Bachtiar Natsir memaparkan tiga rahasianya. Pertama selalu menjaga wudhu, kedua, Jendral Soedirman selalu menjaga shalat tepat waktu. terakhir adalah selalu memikirkan rakyat Indonesia.

•"Kenapa Anda tidak pernah tertangkap atau di penjara? Ada tiga ‘jimat’ saya, pertama saya selalu menjaga wudhu, kemudian shalat tepat waktu, dan senantiasa memikirkan nasib rakyat,” jelas Bachtiar menceritakan kisahnya dalam pembukaan Parade Tauhid Indonesia di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat, Ahad (16/8/2015)

•Diketahui bahwa Jendral Soedirman selalu membawa kantung air. Kantung itu selalu digunakannya untuk berwudhu.

•Hal itu disampaikan dalam tausiahnya pada acara Parade Tauhid Indonesia di Gelora Bung Karno, Senayan. Ia menghimbau kepada peserta parade untuk senantiasa meneladani sikap Jenderal Soedirman.

•"Oleh karena itu kita adakan Parade Tauhid. Jaga wudhu, jangan telat shalat lima waktu. Kita lakukan parade ini dalam rangka kepedulian kita pada rakyat Indonesia,” tegasnya. (suandriansyah/Islampos)

MENGAPA PEMERINTAH RI PINDAH DARI JAKARTA KE YOGYAKARTA

#‎SahabatKAI‬, kami kupas sejarah singkat perjalanan Presiden Soekarno dan rombongan, saat hijrah ke Jogja, 3 Januari 1946 ‪#‎RI70
‬
Hijrahnya pemerintah RI ke Jogja dilakukan dengan diam-diam, 3 Januari 1946 pkl. 19.30 WIB, akibat kondisi Jakarta yang tidak aman kala itu.

Disiapkan rangkaian KA penumpang jenis IL7 dan IL8, yang pada zamannya termasuk modern, dilengkapi rem udara vakum.

Rangkaian KA Luar Biasa (KLB), dalam keadaan gelap, berpura-pura langsir (Manggarai ke Cikini), yang kala itu jalur rel masih sebidang.

Sesampai di belakang kediaman Presiden Soekarno, Jl. Pegangsaan Timur 56, naiklah Beliau beserta Wapres, keluarga dan sebagian anggota kabinet.

Perlahan-lahan, KLB sampai di Manggarai, terus ke Jatinegara dan Kranji, yang saat itu dijaga oleh tentara Belanda. Suasana pun menjadi tegang..

Saat tiba di Bekasi yang dikuasai oleh para pejuang, ketegangan akhirnya mencair. Bahkan sepanjang jalan menuju Jogja, rakyat menyambut dengan pekik Merdeka!

Keesokan harinya, rombongan tiba di Stasiun Tugu. Disambut oleh ‪#‎SriSultanHamengkuBuwonoIX‬, ‪#‎SriPakuAlamVIII‬ dan rakyat di Jogja.

Hijrahnya pemerintahan RI, menginspirasi komponis besar bangsa, ‪#‎IsmailMarzuki‬ dengan menggubah lagu: ‪#‎SepasangMataBola‬

“Hampir malam di Jogja, ketika keretaku tiba."
"Remang-remang cuaca, terkejut aku tiba-tiba..." #SepasangMataBola

Dan pada saat pemerintahan RI kembali ke Jakarta pada tahun 1949, #IsmailMarzuki mengukir karya selanjutnya, ‪#‎JuwitaMalam‬

Pulangnya para pejuang dengan menggunakan Kereta Api.

"Kereta kita.., segera tiba. Di Jatinegara kita kan berpisah.." #JuwitaMalam #RI70

SIAPAKAH HABIB HUSEIN AL MUTHAHAR ?

Setiap perayaan memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia sudah pasti akan dikumandangkan sebuah lagu yang berjudul HARI MERDEKA

Pahlawan tanpa tanda jasa : Habib Muhammad Husein Al-Muthahar
Pencipta Lagu Hari Merdeka (17 Agustus) & Lagu Syukur

Habib Muhammad Husein Al-Muthahar meninggal dunia di Jakarta pada usia hampir 88 tahun, pada 9 Juni 2004 akibat sakit tua. 

Semestinya beliau berhak dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata dengan upacara kenegaraan sebagaimana penghargaan yang lazim diberikan kepada para pahlawan. 

Tetapi, beliau tidak menginginkan itu. Sesuai dengan wasiat beliau, pada 9 Juni 2004 beliau dimakamkan sebagai rakyat biasa di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Jeruk Purut - Jakarta Selatan dengan tata cara Islam.

Masyarakat luas tidak banyak yang mengetahui jika beliau seorang Habaib. Karena selama ini hanya disebutkan H. MUTHAHAR dan beliau juga pengarang lagu-lagu perjuangan.

Di akhir-akhir ini jarang sekali lagu-lagu nasional dikumandangkan di sekolah-sekolah. Entah apakah karena tidak ada guru kesenian, atau memang gurunya juga tidak menguasai banyak lagu-lagu wajib nasional.

Yang sering dikumandangkan saat upacara menaikan bendera merah putih di setiap hari Senin hanyalah Halo Halo Bandung saja.

Dan dalam mengumandangkan lagu juga antara tangga nada dan kalimatnya itu tidak sesuai sehingga kedengarannya itu sumbang .

Semoga saja setelah perayaan HUT RI yang ke 70 ini bisa diperbaiki

Bangsa yang hebat adalah bangsa yang tidak melupakan sejarahnya

SOEKARNO MEMANFAATKAN SOVIET DAN AMERIKA

Kecerdikan Soekarno Manfaatkan Soviet dan Amerika

INDONESIA pernah menjadi negara yang amat disegani di dunia, termasuk oleh Uni Soviet dan Amerika Serikat. Citra Indonesia sebagai negara yang disegani  muncul belasan tahun setelah Indonesia meraih kemerdekan pada tahun 1945 .

Harus diakui, kondisi tersebut kontras bila dibandingkan dengan saat ini. Meski memiliki sumber daya alam yang berlimpah, posisi Indonesia masih ketergantungan dengan negara lain, terutama dalam bidang perekonomian.  

Indonesia di era Soekarno menjadi amat disegani. Kepiawaian diplomasi  Soekarno saat itu mampu mengatasi segala gangguan dari luar yang berupaya menggerogoti kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Hebatnya, Indonesia mampu diterima kedua negara besar yang terlibat perang dingin, yakni Uni Soviet dan Amerika Serikat kurun waktu 1953-1963. Diterimannya Indonesia oleh dua negara adidaya itu merupakan buah dari politik bebas aktif yang diterapkan kepemimpinan Presiden Soekarno.

Bedasarkan penelusuran dari beberapa sumber menyebutkan, kedekatan Soekarno dengan Amerika Serikat diawali adanya serangan udara dengan tembakan senjata Canon Caliber 23 mm dari Jet MiG-17 ke Istana Negara yang dilakukan anggota lembaga intelijen Amerika Serikat, Central Intelligence Agency (CIA) bernama Allen Pope.

Allen Pope berhasil ditembak jatuh oleh tentara Indonesia di Pulau Morotai dan menimbulkan kepanikan pemimpin Amerika Serikat saat itu, D Dwight Eisenhower atau Ike John yang khawatir kedok Amerika Serikat dan CIA akan terbuka menjadi dalang atas pemberontakan separatisme di Indonesia. 

Peristiwa tertangkapnya Allen Pope menjadi tamparan keras bagi Amerika Serikat. Tentu saja bagi Soekarno ini kesempatan bagus untuk melakukan tawar-menawar dengan Amerika Serikat demi kepentingan dalam negeri. Apalagi Indonesia saat itu membutuhkan peralatan perang untuk menghadapi Belanda yang menduduki Irian Barat. 

Sementara itu Ike John berusaha maksimal mendekati Soekarno untuk membebaskan pilotnya yang berhasil ditangkap pihak tentara Indonesia. Upaya ini dilakukan dengan mengundang Soekarno ke negeri Paman Sam itu pada Juni 1960. 

Proses tawar-menawar ini sangat alot hingga empat tahun karena Soekarno tidak mau diatur oleh Ike John. Situasi mulai mencair ketika Ike John digantikan oleh John F kennedy memimpin Amerika Serikat.

Kennedy lebih memahami kepribadian Soekarno yang kuat dan tidak suka didikte. Upaya pendekatan pribadi yang dilakukan John F Kennedy ini akhirnya membawa hubungan persahabatan kedua pemimpin negara.

Kennedy tidak hanya mengundang Soekarno pelesiran ke negaranya, lebih dari itu dia mengajak Soekarno mengunjungi pabrik pesawat Lockheed di Burbank, California. 
Berkat kunjungan ini Soekarno dibantu dalam pembelian 10 pesawat Hercules tipe B yang terdiri atas delapan kargo dan dua tanker. Pesawat Hercules itulah menjadi cikal bakal lahirnya armada Hercules bagi AURI (Angkatan Udara Republik Indonesia), sekarang TNI AU.

Pendekatan yang dilakukan John F Kennedy akhirnya mampu meluluhkan Soekarno yang ditandai pembebasan Allen Pope. Pembebasan dilakukan secara diam-diam Februari 1962 saat subuh.

Hasil positif lainnya dari tawar-menawar hasil penangkapan Allen Pope, Amerika Serikat akhirnya menyudahi embargo ekonomi dan menyuntik dana ke Indonesia, termasuk menggelontorkan 37 ribu ton beras dan ratusan persenjataan yang dibutuhkan Indonesia saat itu.

Tawar-menawar ini berhasil mempertontonkan sebuah diplomasi dan negosiasi tingkat tinggi dua pemimpin negara yang berhasil mengangkat nama Indonesia di mata Amerika Serikat.

Sementara itu kedekatan Indonesia dengan Uni Soviet semakin intensif. Kedekatan itu terkait sikap politik Nasakom (nasionalisme, agama dan komunisme) Soekarno.
Kedekatan hubungan kedua negara ini ditandai dengan mengalirnya bantuan dari Uni Soviet termasuk berbagai kebutuhan militer. 

Bahkan hubungan mesra kedua negara ini dibuktikan dengan dukungan penuh Uni Soviet ke Indonesia ketika kekuatan Indonesia melakukan penyerangan ke Malaysia tahun 1963. 

Penyerangan ini didasari adanya keinginan Federasi Malaysia atau dikenal dengan persekutuan tanah melayu tahun 1961. Konsep Federasi Malaysia merupakan penggabungan Brunie, Sabah dan Sarawak. 

Konsep ini dianggap melanggar Persetujuan Manila yaitu sebuah persetujuan berasal dari inisiatif Diosdado Macapagal yang ditandatangani pada 31 Juli 1963 oleh Federasi Malaysia, Republik Indonesia dan Republik Filipina dalam pertemuan dari tanggal 7 sampai 11 Juni 1963 di Manila.

Federasi Malaysia dianggap Seokarno sebagai akal-akalan Inggris untuk mempertahankan Neo Kolonialismenya dengan maksud menggencet Indonesia di segala bidang, khususnya ekonomi. 

Berkat penggunaan hak veto Uni Soviet di rapat Dewan Kemanan Perserikatan Bangsa Bangsa (DK PBB) akhirnya lembaga internasional itu gagal mengeluarkan resolusi atas penyerangan tersebut.

Salah satu keberhasilan Soekarno memanfaatkan situasi perang dingin antara Uni Soviet dan Amerika Serikat 1953-1963 demi kepentingan Indonesia ketika mengusir Belanda dari pendudukan Irian Barat.

Bermodal kecerdikannya, Soekarno mengatakan kepada pihak Amerika Serikat bahwa Indonesia akan dibantu Uni Soviet untuk mengusir Belanda dari Irian Barat. Rupanya upaya Soekarno ini membuahkan hasil, John F Kennedy selaku pemimpin Amerika Serikat saat itu langsung meminta Belanda sebagai salah satu negara sekutunya untuk hengkang dari Irian Barat.

sumber : sindonews,com

Minggu, 16 Agustus 2015

H.U.T KEMERDEKAAN RI YANG KE 70

Kemerdekaan itu adalah hak segala bangsa oleh sebab itu maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaa dan peri keadilan

Setiap warga negara suatu bangsa punya hak untuk hidup meredeka, bebas tekanan dari siapapun dan dari manapun. mereka bisa berfikir, merdeka, berbicara secara merdeka dan berbuat dengan merdeka tapi dalam batas koridor aturan agama dan negara

Kemerdekaan akan terganggu gerakannya apabila di dalamnya masih ada para penjajah. Penjajah itu bisa menjajah fisiknya, ekonominya, cara berfikirnya, cara berbuatnya

Yang dimaksud dengan menajajh ekonomi yaitu ekonominya dikendalikan oleh orang atau bangsa lain, bukan oleh bangsa itu sendiri.

Yang dimaksud dengan menjajah fisiknya yaitu bangsa itu dibuat agar kondisi tubuhnya lahir batin menjadi lemah. Lemah dalam segala hal .

Yang dimaksud dengan menjajah cara berfikirnya adalah cara berfikirnya bangsa itu diskenario untuk memajukan dan memakmurkan mereka bukan untuk bangsanya sendiri, alias bangsa itu diperbudak oleh bangsa lain .

Yang dimaksud dengan menjajah perbuatannya adalah setiap perbuatan bangsa itu tidak digunakan untuk kepentingan bangsanya sendiri, tidak untuk memajukan dan memakmurkan bangsanya sendiri, tidak untuk mensejahterakan bangsanya sendiri, tapi semuanya dibunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran bangsa penjajah. 

Yang dimaksud dengan tidak memiliki peri kemanusiaan artinya tidak memiliki rasa manusiawi, bangsa terjajah itu dianggapnya hanya sebagai robot, bila warga negaranya itu akan menghambat atau merusak tujuannya, maka akan dihabisinya, tapi bila mematuhi aturannya ( aturan penjajah ) maka akan dilindungi, dibina, dan dipupuk terus agar bisa tumbuh dan berkembang dengan baik . 

Yang dimaksud dengan tidak berperikeadilan adalah tidak memiliki rasa adil, adil terhadap sesamanya, terhadap orang lain. Sifatnya amat buruk, selalu membuat kurigan orang lain, selalu hanya mementingkan dirinya sendiri, selalu menzalimi orang lain.

Itulah makanya setiap penjajah dimanapun berada dan kemanapun mereka pergi harus dibasmi, harus diusir dari negeri ini, bila perlu harus dihabisi sampai ke akar-akarnya, karena akan merugikan, akan merusak, akan menhancurkan negeri ini.

Sekali merdeka tetap merdeka. Hidup Negara Republik Indonesia, Hidup Bangsa Indonesia. 

Selamat memperingati dan merayakan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan yang ke 70, semoga bangsa Indonesia untuk ke depannya akan semakin kuat, akan semakin tumbuh dan akan berkembang serta bisa sejajar dengan bangsa-bangsa lain yang ada di dunia ini.


Kamis, 13 Agustus 2015

KESADARAN PRIBADI SEBAGAI WARGA NEGARA ITU MUTLAK DIPERLUKAN

Apa yg harus dilakukan oleh bangsa ini untuk memasuki 
abad ke XXI ?
Bangsa ini seharusnya sudah melakukan persiapan untuk menghadapinya.

Persiapan yang matang yang meliputi sumber daya manusia dan sumber alam dengan berbagai dimensinya seperti ideologi, politik, sosial, budaya, pertahanan dan keamanan. Untuk apa semua ini ?

Agar bangsa ini tetap eksis, lestari, utuh dan  tidak kehilangan identitas dirinya.

Banyak sekali temuan-temuan di bidang teknologi komunikasi yang menyebabkan tuang dan waktu menjadi semakin sempit dan singkat

Karena saking pendek dan singkatnya sehingga interaksi antar bangsa-bangsa di dunia ini menjadi semakin mudah.

Dengan adanya kemudahan tersebut mengakibatkan bangsa tersebut tidak dapat mengisolir dirinya agar terbebas dari pengaruh dari luar dirinya baik yang positip maupun yang negatip

Saling ketergantungan antar negara menjadi semakin besar dan karena keterbatasan ilmu dan teknologi yang dimilikinya, maka tingkat ketergantungan lebih berat di fihak negara-negara terbelakang dan negarnegara berkembang

Untuk mengatasi semua ini maka bangsa Indonesia harus tetap eksis, lestari dan tidak hilang identitas sebagai bangsa dengan cara meningkatkan kualitas manusia-manusianya baik lahir maupun batin.

Upaya peningkatan kualitas manusia inilah yang merupakan "mission sacre" dunia pendidikan